BERBAGAI TEKNIK

Assalamualaikum. Malam tadi seorang rakan membawa iparnya datang ke rumah. Menurut kata si ipar sudah beberapa minggu iparnya yang bekerja sebagai pemandu bas di ibukota sakit bahu. Rasa seperti terseliuh. Mereka nak minta saya urut tapi saya nak scan dulu.

Saya bacakan Qulhuwallah dan ludah pada tapak tangan. Saya dekatkan telapak tangan saya pada tempat yang dia kata sakit. Saya rasa tapak tangan saya pijar. Saya bacakan Bismillah lima berkali-kali dan tiup di tempat yang sakit berdoa semoga Allah menyembuhkannya.

Saya pegang tempat yang sakit itu dan dia mengerang kesakitan. Saya hakikatkan saya mencungkil buang penyakit yang mengganggu bahunya. Serentak itu terdengar seperti urat atau sendi meletup. Saya minta dia gerakkan bahunya. Boleh pulak……………… Saya spray tempat yang sakit dengan cuka dan ketuk perlahan-lahan. Berkali-kali di ketuk sehingga dia terseringai kesakitan dan tanda ‘pecah kedarah’ ( kata org utara ) kelihatan. Itu tanda sarangnya sudah pecah. Tapi katanya dia masih rasa takut-takut dan seolah-olah ada sesuatu dibelakangnya.

Saya layan dia bersembang tapi diam-diam tangan saya mencapai lada dari bekas lada saya. Saya hakikatkan dalam hati bahawa saya merejam iblis yang mengganggunya………terus saya baling badannya. Dia seolah-olah terkejut dan tersedar. Barulah dia rasa badannya ringan, Saya tanya, rasa apa masa saya baling tadi. Dia kata rasa seperti benda tu terpelanting dari badannya. Wallahu a’lam. Saya bekalkan air jampi dan minta dia jadikan tasbih Yunus sebagai amalan………………………………………

Tasbih Yunus

tasbih

Al-Anbiya’ : Ayat 87
[87] Dan (sebutkanlah peristiwa) Zunnun, ketika dia pergi (meninggalkan kaumnya) dalam keadaan marah, yang menyebabkan dia menyangka bahawa Kami tidak akan mengenakannya kesusahan atau cubaan; (setelah berlaku kepadanya apa yang berlaku) maka dia pun menyeru dalam keadaan yang gelap-gelita dengan berkata: Sesungguhnya tiada Tuhan (yang dapat menolong) melainkan Engkau (ya Allah)! Maha Suci Engkau (daripada melakukan aniaya, tolongkanlah daku)! Sesungguhnya aku adalah dari orang-orang yang menganiaya diri sendiri.

Fadhilat:

Doa/tasbih Nabi Yunus AS semasa terperangkap di dalam perut Ikan Nun.

Sabda Rasulullah SAW:

“Barangsiapa mempunyai apa-apa hajat, hendaklah ia berwudhuk, kemudian sujud kepada Allah, sambil membaca tasbih Nabi Yunus sebanyak 40 kali dengan cara jari telunjuknya menghadap ke arah kiblat ketika ia sujud. Sesungguhnya sesiapa yang berbuat demikian akan diperkenankan doa dan permintaannya.”

Sabda Rasulullah SAW:
“Sesungguhnya aku ketahui satu kalimah yang apabila dibaca oleh mereka-mereka yang ditimpa bala atau kesusahan, Allah akan lepaskan si pembacanya dari kesusahan. Kalimah tersebut ialah tasbih saudaraku Nabi Yunus AS “La ilaha illa anta subhaanaka inni kuntu minazzholimiin.”

Di antara amalan yang mujarab untuk melepaskan bala atau untuk menunaikan apa-apa hajat; solat hajat 2 rakaat, kemudian selawat ke atas Nabi sebanyak 100 kali, istighfar 100 kali, kemudian bacalah tasbih ini sebanyak 70,000 kali atau 10,000 kali atau 313 kali. Diamalkan setiap hari selama 7 hari. Insya-Allah segala hajatnya akan ditunaikan oleh Allah.

Wallahu a’lam.

[Sumber: Khasiat dan Fadhilat Ayat-Ayat Al-Quran oleh Abu Al-Baqir Al-Burhami

JIN LEBIH MENIPU DARI MEMBANTU

sahabat

SURAH AL-JIN:1-9

1. Katakanlah (hai Muhammad): “Telah diwahyukan kepadamu bahwasanya: Telah mendengarkan sekumpulan jin (akan Al Quran), lalu mereka berkata: Sesungguhnya kami Telah mendengarkan Al Quran yang menakjubkan,

2. (yang) memberi petunjuk kapada jalan yang benar, lalu kami beriman kepadanya. dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan seseorangpun dengan Tuhan kami,

3. Dan bahwasanya Maha Tinggi kebesaran Tuhan kami, dia tidak beristeri dan tidak (pula) beranak.

4. Dan bahwasanya: orang yang kurang akal daripada kami selalu mengatakan (Perkataan) yang melampaui batas terhadap Allah[1522],

5. Dan Sesungguhnya kami mengira, bahwa manusia dan jin sekali-kali tidak akan mengatakan perkataan yang dusta terhadap Allah.

6. Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan[1523] kepada beberapa laki-laki di antara jin, Maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.

7. Dan Sesungguhnya mereka (jin) menyangka sebagaimana persangkaan kamu (orang-orang kafir Mekah), bahwa Allah sekali-kali tidak akan membangkitkan seorang (rasul)pun,

8. Dan Sesungguhnya kami Telah mencoba mengetahui (rahasia) langit, Maka kami mendapatinya penuh dengan penjagaan yang Kuat dan panah-panah api,

9. Dan Sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya). tetapi sekarang[1524] barangsiapa yang (mencoba) mendengar-dengarkan (seperti itu) tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya).

[1522] dimaksud dengan perkataan yang melampaui batas, ialah mengatakan bahwa Allah mempunyai isteri dan anak.

[1523] ada di antara orang-orang Arab bila mereka melintasi tempat yang sunyi, Maka mereka minta perlindungan kepada jin yang mereka anggap Kuasa di tempat itu.

[1524] yang dimaksud dengan sekarang, ialah waktu sesudah nabi Muhammad s.a.w. diutus menjadi rasul.

Cuba kita hayati ayat-ayat dari surah Al-Jin diatas. Ayat ini menceritakan kisah persahabatan antara jin dan manusia. Suka saya mengingatkan diri saya dan seluruh umat Islam seluruhnya bahawa haram hukumnya mempunyai sahabat, berjanji setia, berdampingan dan meminta pertolongan dari kalangan jin kerana potensi kesesatan dari perjanjian tersebut amatlah besar. Berbaloikah Tauhid kita tergadai hanya kerana perbuatan berdampingan dengan jin dan syaitan seperti yang diamalkan oleh sesetengah ahli masyarakat kita atau lebih dikenali sebagai SAKA. Fikirkanlah………….